Pengakuan Para Bintang Film Porno

Bagi pecandu film biru alias film porno, tentu sudah tak asing lagi dengan nama bintang porno Savanna Samson. Aktris berusia 44 tahun ini memang sudah malang melintang dalam industri film porno sejak tahun 2000. Puluhan bahkan ratusan film sudah ia bintangi. Beberapa film seri di televisi pun tercatat pernah ia bintangi pula. Tak heran jika aktris asal Amerika ini pun begitu dikenal di kalangan para pelaku industri film dewasa tersebut.

“Ya saya adalah seorang bintang porno, tapi hati ini seketika akan hancur jika anak saya yang masih berusia 10 tahun, menemukan gambar porno saya di internet,” demikian kalimat pembuka Savanna samson saat diwawancarai ABC News beberapa waktu yang lalu.

Meski begitu, Savanna mengaku tak menyesal jika dirinya memutuskan untuk terjun ke dunia film porno. Menurutnya, menjadi bintang porno, telah memberikannya sebuah kehidupan mewah dan serba berkecukupan sebagaimana yang ia idam – idamkan. “Saya seperti dilahirkan untuk menjadi seorang bintang film porno, tapi saya tidak bisa terus menerus seperti ini, bagaimana pun saya adalah seorang ibu dari seorang anak, dan saya tidak bisa hidup tanpanya,” jelas pemilik nama asli Natalie Oliveros ini.

Dirinya yakin, semua pilihannya itu pada akhirnya akan memberikan manfaat kepada Luciano, anaknya. Bahkan ia berani memastikan bahwa profesi yang ia jalani tersebut bukanlah hal yang memalukan bagi anaknya kelak. “Saya hanya khwatir jika nantinya ia diperolok oleh teman – temannya, karena pekerjaan ini penuh dengan kontroversi,” pungkasnya.

Savanna Samson, merupakan nama yang ia gunakan di industri pornografi. Ia memulai karirnya sebagai seorang penari telanjang di sebuah bar di Manhattan. Merasa tak cukup dengan penghasilannya waktu itu, ia pun memutuskan untuk terjun ke industri film porno sejak tahun 2000. Pertama kali, Savanna, mengirimkan surat kepada produsen film porno Italia, Rocco Siffredi. Ia melamar pekerjaan sebagai bintang film porno. Ia pun berhasil membuat film bersama perusahaan milik Rocco hingga pada April 2002, Savanna memeroleh kontrak ekslusif dari Vivid Entertainment. Ia tak hanya malang melintang di film dewasa, namun id juga pernah beberapa mencatatkan namanya sebagai pemenang dalam AVN Award, sebuah penghargaan bagi pelaku industri pornografi. Sebagian besar perjalanan karirnya dihabiskan bersama produsen film porno besar, Vivid Entertainment. Meski begitu lambat laun ia pun memiliki PH sendiri yakni Savanna Samson Productions.

Di balik kesuksesannya sebagai bintang film porno, siapa sangka ternyata ia pun memiliki profesi lainnya yang lebih “terhormat”. Ia tercatat sebagai seorang kolumnis untuk artikel tentang konsultan seksual, seorang penyiar radio dan bahkan ia tercatat sebagai seorang koresponden politik. Selain itu, dirinya merupakan salah seorang pemilik perusahaan penghasil anggur, serta menjadi seorang pengajar dalam sebuah sekolah balet.

Pengakuan lainnya berasal dari seorang bintang film porno Shelley Lubben. Ia bahkan menceritakan segala tipuan dalam pembuatan film porno. Namun, ia berbeda dengan Savanna, Shelley bercerita lebih “jujur” bahwa keputusannya terjun di industri pornografi merupakan penderitaannya sepanjang masa.

“Aku dulu pernah melakukannya sepanjang waktu dan aku melakukannnya karena Nafsuku akan kekuasaan dan kecintaanku kepada uang. Aku tidak pernah menyukai seks. Bahkan Aku tidak menginginkannya dan faktanya aku lebih banyak minum Jack Daniels daripada bersama para pria yang dibayar seperti aku untuk “berpura-pura” di film.

Ya Benar tidak ada diantara kami –gadis-gadis pirang yang yang menyukai berada dalam industri ini. Kami benci disentuh oleh orang asing yang sama sekali tidak peduli dengan kami. Kami benci dianggap rendah oleh mereka, laki-laki dengan keringat dan bau busuknya. Beberapa diantara kami sering sampai muntah di kamar mandi saat break syuting. Sedangkan yang lainnya berusaha menenangkan diri dengan merokok Marlboro tanpa henti. Tapi industri pornografi ingin agar kamu selalu berpikir kalau kami artis porno sangat menyukai seks. Mereka ingin kamu percaya bahwa kami senang dilecehkan seperti binatang dalam berbagai jenis adegan di film.

Kenyataannya, artis porno sering tidak tahu apa saja adegan yang akan mereka lakukan saat pertama kali datang ke lokasi syuting dan kami hanya diberi dua pilihan oleh produser: “Lakukan atau Pulang Tanpa Bayaran. Kerja atau tidak akan bisa kerja lagi.”

Iya memang benar kami punya pilihan.

Beberapa diantara kami memang sangat memerlukan uang. Tapi kami dimanipulasi, dipaksa bahkan diancam. Beberapa diantara kami terjangkit AIDS karena profesi ini. Atau tertular herpes dan berbagai macam penyakit kelamin lain yang sukar disembuhkan. Salah seorang artis film porno setelah syuting dengan menahan sakit sepanjang hari setelah sampai dirumah ia pun memilih menembak kepalanya dengan pistol.

Kebanyakan dari artis porno mungkin berasal dari keluarga yang berantakan dan pernah mengalami pelecehan seksual dan perkosaan dari keluarga atau tetangganya sendiri. Saat kami kecil kami hanya ingin bermain dengan boneka, bukan mendapatkan trauma saat seorang laki-laki dewasa berada diatas tubuh kami. Jadi sejak kecil kami belajar bahwa seks bisa membuat kami berharga. Dan dengan semua pengalaman mengerikan itu kami menipu kalian di depan kamera padahal sebenarnya kami membenci di setiap menitnya.

Karena trauma itu kebanyakan artis porno hidupnya tergantung kepada alkohol dan narkotika. Dan hidup kami juga selalu diliputi ketakutan akan terjangkit HIV atau penyakit kelamin lainnya seperti; Herpes, gonorrhea, syphilis, chlamydia, dll. setiap hari menghantui kami.

Menurut catatan Shelley dalam situs web nya. Sebelas bintang pornografi pornografi mati akibat HIV, bunuh diri, pembunuhan dan obat pada tahun 2007. Antara 2003 dan 2005, 976 orang pemain dilaporkan dengan 1.153 hasil positif STD. 66% dari pemain pornografi terkena Herpes, penyakit yang tak dapat disembuhkan. Memang setiap bulan kami diperiksa tapi kamu tahu, kalau hal tersebut tidak akan bisa mencegah kami tertular penyakit-penyakit mematikan itu. Selain penyakit, adegan syuting tidak kalah mengerikannya, banyak dari kami mengalami luka sobek atau luka pada organ tubuh bagian dalam kami.

Diluar syuting kami sering berharap bisa menjalani hidup yang normal. Tapi sangat sulit menjalin hubungan yang normal dengan laki-laki ‘biasa’, maka dari itu kebanyakan dari kami menikah dengan sutradara film porno atau menjalani hidup sebagai lesbian.

Buat aku, momen yang tidak akan terlupakan adalah ketika tanpa sengaja anak perempuanku melihat ibunya yang telanjang sedang berciuman dengan gadis lain. Anakku pasti akan terus mengingatnya juga.

Pada hari yang lain kami bisa berubah seperti zombie dengan botol bir di tangan kanan dan gelas wisky di tangan kiri. Kami tidak suka bersih-bersih jadi sering kali kami harus menyewa pembantu untuk membersihkan kotoran kami. Selain itu artis porno benci memasak sendiri. Biasanya kami memesan makanan yang kemudian kami muntahkan lagi karena kebanyakan dari kami menderita bulimia, semacam gejala lapar yang tidak pernah terpuaskan.

Bagi artis porno yang memiliki anak, kami adalah ibu yang paling buruk. Kami menjerit dan bahkan memukul anak kami tanpa alasan. Seringkali saat kami begitu mabuknya sampai-sampai anak kami yang berumur 4 tahun yang menyeret kami dari lantai. Dan ketika ada tamu (kebanyakan karena alasan seks) kami harus mengunci anak kami terlebih dulu dikamar dan menyuruh mereka untuk diam.

Kalau aku biasa membekali anak gadisku dengan pager dan kusuruh dia menungguku di taman sampai aku selesai dengan tamuku.

Semua Tipuan…

“Kalau kamu bisa melihat lebih dalam kehidupan artis film porno mungkin kamu akan kehilangan minat menonton film porno. Kenyataan sebenarnya kami artis film porno ingin mengakhiri semua rasa malu ini dan semua trauma dalam hidup kami. Tapi sayangnya kami tidak bisa melakukannya sendiri.

Kami berharap kalian kaum pria membantu kami, memperjuangkan kebebasan dan kehormatan kami. Kami ingin kalian memeluk kami saat kami menghapus air mata dan menyembuhkan luka di hati kami. Kami berharap kalian mau berdoa untuk kami dan semoga Tuhan akan mendengar dan mengampuni semua kesalahan kami di masa lalu.

Industri film porno tidak lebih dari “seks palsu” dan “tipuan kamera”. Percayalah…….!

Fakta – Fakta Dibalik Pembuatan Film Porno
Fakta-Fakta Menarik Dibalik Pembuatan Film Porno !!!! fakta berikut ini mungkin adalah sebuah fakta yang memilukan dan juga mengenaskan yang harus di tanggung oleh para artis pemeran film porno sebagai akibat atau resiko dari perbuatan mereka selama berprofesi sebagai bintang porno.

  1. Artis porno 100% berbohong jika mereka bilang menikmati pembuatan film porno yang mereka mainkan. Meski artis wanita bisa dibayar 10x lipat dari pemeran pria tapi dalam proses pembuatan film porno bisa berlangsung 18 jam sehari untuk menghemat budget dan dalam sehari mereka bisa shoting utk 3 s/d 4 scene berbeda.
  2. Setiap scene nya bisa berlangsung berjam-jam tergantung dari apa aktornya bisa ”tampil” sesuai dengan harapan sang sutradara atau apa si artis yg harus istirahat dulu karena rasa sakit saat melakukan adegan hardcore. Seperti adegan anal sex yg seringkali harus dihentikan karena ada yang seharusnya tidak boleh tampil.
  3. Saat menunggu scene berikutnya biasanya artis porno menghabiskan waktu di restroom utk minum minuman keras atau pake narkoba biar bisa mengurangi rasa malu dan sakit dalam adegan berikutnya. Untuk diketahui di industri film porno test yg wajib dilakukan utk tiap aktor dan artis adalah test HIV (sebulan sekali) sedangkan test drugs tdk ada.
  4. Situasi saat shooting film porno sangat menyiksa baik secara fisik maupun mental khususnya utk artis wanita karena 12 – 18 orang berdiri dibalik layar mulai dari sutradara , asistennya, fans berat yg dapet hadiah nonton langsung sampai tukang lampu dan fotografer yg punya hak utk mem “freeze” adegan tertentu agar bisa diambil angle foto yg terbaik.
  5. Artis porno adalah pembohong profesional karena kalo mereka menceritakan kenyataan sebenernya maka hancurlah fantasi yg ada di tiap kepala ngeres para penggemar dan sekaligus menghancurkan karir “indah” mereka. Dan disinilah ironisnya karena udah terbiasa bohong para artis film bokep biasanya malah punya kemampuan akting yg lebih baik dari kebanyakan bintang hollywood.
  6. Sepanjang tahun 2007 9 bintang film porno meninggal karena HIV.
  7. 66% bintang porno menderita herpes dan sekitar 12-28% menderita penyakit menular seksual lainnya.
  8. Sejak tahun 1990 sudah ada 26 bintang porno mati bunuh diri.
  9. Sejak tahun 1990 ada 45 bintang porno meninggal akibat overdosis narkoba.
  10. Lebih dari 90 orang bintang porno positif HIV, 25 org masih bertahan hidup.
  11. Antara tahun 2003 sd 2005, 976 bintang film porno dilaporkan positif menderita penyakit menular seksual.

5 thoughts on “Pengakuan Para Bintang Film Porno”

  1. You know, I really like sex. But when I look at the porn film (I don’t know why) it’s really make me feel sick, annoying and WTH is that!!! I like sex but not that kind of sex. I think, I can see-deep in the women porn actris -eye that it’ kinda suck!!

    I am a man. And I am sorry for myword.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s